Prestasi

Pencapaian prestasi pesserta didik SMP Ar Rafi' Drajat.

  • Pencegahan Kecanduan Gadget Terhadap Anak anak

     Pencegahan Kecanduan Gadget Terhadap Anak anak

    Pada masa sekarang banyak sekali anak anak yang memainkan gadget milik orang tuanya atau milik keluarganya. Bahkan ada yang sudah memakai gadget pada anak yang dibawah kelas 3 SD. Padahal mereka seharusnya tidak diperbolehkan memainkan atau memegang gadget. Jika anak sudah terbiasa menggunakan gadget dan pada saat itu gadgetnya diambil oleh orang tuanya kembali, mereka tidak akan menyerah untuk mengambil kembali gadgetnya karena sudah terbiasa dengan memainkan gadgetnya. Mereka mengambil kembali dengan cara membujuk, menangis, atau apa yang bisa membuat orang tuanya tersebut mengasihani. Anak anak itu belum berhak memegang gadget karena mereka masih masa pertumbuhan, jika anak anak tersebut dibebaskan memainkan gadget oleh orang tuanya maka masa pertumbuhan dan kesehatannya juga terganggu.


    Ada beberapa bahaya ketika anak sudah kecanduan gadget yaitu, pertama, mengganggu pertumbuhan otak anak, penggunaan gadget yang berlebih pada anak anak dapat mengganggu otak anak yang sedang berkembang. Kedua, tumbuh kembang yang lambat pada anak, anak yang menggunakan gadget berlebih mereka membatasi gerak fisik yang membuat tumbuh kembang fisik anak menjadi lambat. Ketiga, kekurangan istirahat atau tidur pada anak, mereka juga akan berdampak buruk pada nilai sekolahnya. Keempat, terjadinya kelainan mental, bahaya penggunaan gadget pada anak dapat meningkatkan risiko depresi. Kelima, kecanduan gadget pada anak, anak juga mencari hiburan dari gadgetnya yang pada akhirnya membuat mereka menjadi kecanduan teknologi dan tidak bisa lepas darinya. Keenam, ini adalah bisa membuat anak menjadi mudah lupa, hal ini memicu kondisi yang disebut pikun digital, karena anak yang kecanduan teknologi terlalu banyak, tidak bisa memusatkan perhatian, dia menjadi kesulitan belajar.


    Bahaya tersebut jika sudah terjadi pada anak, orang tua akan menyesal memberikan kebebasan memainkan gadget. Orang tua harus memperhatikan anaknya ketika memainkan gadget, karena bisa saja ketika anak tersebut sudah sering melakukan tersebut, ada banyak perubahan pada anak tersebut. Biasanya anak anak yang pada awalnya tidak memainkan gadget, anak selalu tidak bisa diam dalam melakukan banyak hal yang ada di sekitarnya, seperti bermain di taman atau memegang barang barang yang terlihat jarang dilihat olehnya. Kebanyakan anak tersebut sering bermain dengan orang tuanya jika anaknya belum memainkan gadgetnya sama sekali, tetapi jika anak tersebut melihat gadget maka anak tersebut akan memainkannya dan orang tua mengajarkan aplikasi permainan yang ada di gadget. Anak yang kecanduan bermain gadget dia akan mengalami perubahan pada diri anak tersebut. Misalnya seperti pada awalnya dia suka bermain atau tidak bisa diam dan melakukan yang ada di sekitarnya, tetapi jika anak tersebut sudah diperlihatkan dan dimainkan oleh anak tersebut dan itu pun sudah beberapa kali, maka anak tersebut menginginkan memainkan gadget lagi hingga akhirnya kecanduan jika orang tuanya tidak membatasi. 


    Ada pencegahan untuk anak anak yang sering memainkan gadget yaitu, pertama berikan batasan waktu kepada anak anak untuk bermain gadget, jika tidak diberikan batasan waktu untuk anak anak maka mereka akan menjadi pemalas atau hanya minta tolong saja anak anak tersebut akan menolaknya. Kedua, Berikanlah mainan yang alternatif kepada anak anak seperti mobil mobilan, boneka, atau lainnya. Ketiga, Meluangkan waktu untuk anak anak, agar anak anak tidak kecanduan gadget, sebaiknya orang tua meluangkan waktu untuk anak anaknya seperti bermain, bercanda, atau positif lainnya yang membuat anak tersebut tidak kecanduan memainkan gadget. Keempat, membiarkan anak anak bermain di luar seperti bermain di taman. Kelima, batasi penggunaan jaringan internet di rumah, dengan begitu anak anak akan berhenti bermain jika tidak ada jaringan internet atau kebingungan lalu akhirnya bosan atau menyerah dan bermain mainan yang alternatif. Keenam, perbanyaklah mengobrol atau bersosialisasi dengan anak anak agar lebih dekat dengan kedekatan orang tuanya tersebut, dan ketujuh, ajaklah anak untuk memunculkan rasa cinta terhadap Al-Qur’an. Karena Al-Qur’an perlu didekatkan ke anak-anak untuk mengatasi kecanduan gadget. Kalau kita melihat sahabat Nabi tempo dulu, mereka benar-benar melihat pentingnya Al-Qur’an dan pengaruhnya yang nyata dalam diri anak. Mereka berupaya dengan maksimal untuk mengajar Al-Qur’an kepada anak-anaknya sebagai pengejawantahan dari saran Rosulullah Saw dalam sebuah hadist, “Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (H.R Bukhari) 


    Dalam melakukan hal pencegahan ini tidak hanya dilakukan oleh orang tua saja. Jika seorang kakak yang melihat adiknya yang sedang memainkan gadget, lebih baik seorang kakak yang ingin adiknya tidak terkena dampak negatif lakukanlah pencegahan tersebut. Anggota keluarga juga harus mengingatkan kepada anak anak remaja untuk tidak memainkan gadget terlalu sering. Tidak hanya dilakukan oleh keluarga, tetapi juga seseorang orang dewasa yang berada di lingkungan. Misalnya, seseorang tersebut harus memberitahu adik kelas bahwa memainkan gadget terlalu sering dapat merubah dirinya dan mengganggu kesehatan.***


  • 0 comments:

    Posting Komentar

    Guru dan Staff