Asap Rokok Jangan Dibagi-bagi (Do Not Ngudud)


Merokok adalah suatu kebiasaan yang sangatlah buruk dan sering dilakukan di lingkungan sekitar kita. Misalnya di terminal, di pasar, di jalan dan tempat tepat lainnya. Hal ini, sering dilakukan oleh anak muda atau para remaja yang masih menjadi pelajar. Dan sebagian remaja menganggap bila anak anak zaman sekarang tidak merokok dianggap ketinggalan zaman. Oleh karena itu, merokok sebenarnya tidak melihat usia, jenis kelamin atau apapun. Merokok bisa dilakukan oleh siapa saja.
Namun, asap yang dibagikan dalam proses merokok sangat merugikan bagi diri sendiri dan bagi orang lain. Dampak pada diri sendiri adalah bisa mengidap kanker, gangguan pernapasan, penyakit jantung, stroke, hipertensi, diabetes dll. Dampaknya pada orang lain, dapat menyebabkan orang yang menghirup asap rokok tersebut sesak napas dan timbullah penyakit asma. Orang yang menghirup asap rokok disebut perokok pasif. Perokok pasif biasanya sering menghirup asap rokok. Sedangkan orang yang merokok disebut perokok aktif.

   Banyak yang tidak mau berhenti merokok, hal tersebut sangat berdampak buruk bagi lingkungannya. Banyak sekali para perokok beralasan mengantuk apabila tidak merokok, tidak nyaman beraktivitas tanpa merokok, atau alasan yang sudah banyak didengar adalah sudah kecanduan merokok. Merokok mengandung zat adiktif. Yang dapat menyebabkan kita kecanduan. Zat adiktif yang ada pada rokok adalah nikotin dan tar. Nikotin, kandungan yang menyebabkan perokok merasa rileks, zat ini juga dapat membuat perokok menjadi kecanduan. Tar, yang terdiri dari lebih dari 4.000 bahan kimia yang mana 60 bahan kimia diantaranya bersifat karsinogenik.

Awalnya merokok merupakan kebiasaan yang bermula dari coba-coba, akibatbya menjadi biasa dan berujung pada kecanduan. Bukan mustahil untuk menghilangkan kebiasaan ini, seperti halnya kebiasaan buruk yang lain seperti mencuri. Misalnya seseorang dengan tekad yang kuat untuk bertaubat. Tentu bisa merubah dirinya menjadi lebih baik dengan tidak mengulangi kebiasaan buruknya. Begitu pula dengan yang merokok, apabila perokok mempunyai tekad yang kuat untuk tidak merokok, pasti akan berhasil. Walaupun ada perasaan yang tidak enak apabila tidak merokok. Bila kita dapat menahannya, usaha kita tidak akan sia sia.

   Marilah bersama-sama kita biasakan gaya hidup yang sehat. Dengan cara mengonsumsi makanan sehat, buah-buahan, dan sayuran serta membuang kebiasaan yang merusak kesehatan. Sehat itu sangatlah mahal, akankah kita merusaknya hanya untuk kenikmatan sesaat? Mari jaga pola hidup sehat kita tanpa asap rokok. Ayo berpindah ke pola hidup yang sehat!

   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar