IMPIANKU MENJADI NYATA (Cerpen Hasil Karya Siswi)

IMPIANKU MENJADI NYATA cerpen hasil karya siswa Azka Aulia Alfisah Kelas IX Rufaidah

Hasil gambar untuk gambar penyanyi kartun png

Pada suatu hari, aku sedang jalan jalan di sekolah sendirian. Sebelum itu, perkenalkan aku Melodi. Sekarang aku bersekolah di SMA Harmoni di kelas XI-A. Alumni SMA Harmoni kebanyakan sekarang menjadi musisi, ada yang menjadi penyanyi, pianis, gitaris, dan lainnya. 

Di sekolah ini juga hampir setiap bulan diadakan lomba menyanyi, lomba memainkan alat musik, dan apapun yang berhubungan dengan musik. Dan aku masuk sekolah ini bersama sahabatku yang sudah berteman denganku sejak SD yang bernama Nada. Sesuai dengan namanya, ia mempunyai suara yang merdu dan enak di dengar. 

Ketika jalan jalan, aku bertemu banyak orang, dari kakak kelas sampai adik kelas bahkan guru-pun banyak yang kutemui. Tanpa di sengaja, aku melihat suatu pengumuman di mading. Aku-pun membaca pengumuman tersebut.
IKUTI LOMBA MENYANYI !!

Hari/tanggal : Sabtu, 29 Februari 20XX
Waktu/Jam : 12:30 WIB
Tempat : Aula Sekolah
Pengumuman pemenang : Setelah semua peserta selesai mengikuti lomba.
Pemenang lomba akan mendapatkan uang tunai sebesar Rp. 500.000. 
Catatan : 
. Setiap peserta harus bernyanyi secara kelompok. Satu kelompok terdiri dari 2 orang.
. Bernyanyi memakai aransemen musik
. Satu kelompok boleh memilih teman sekelompoknya dari kelas lain.
. Pemenang lomba akan dikirim untuk mengikuti lomba di tingkat kota.
. Lagu yang dipilih bebas.
Setelah aku membaca pengumuman tersebut, aku bergegas menemui seorang temanku. Tentu saja temanku tersebut adalah Nada dari kelas X-B. Ketika kutanya dia, “Nada apakah kamu mau mengikuti lomba menyanyi bersamaku?”. “Tentu saja aku mau.” Jawab Nada pendek. Akhirnya kita memutuskan untuk mengambil formulir lomba dan dimasukkan ke dalam kotak pendaftaran lomba. Oh ya, kalau di sekolah kami jika ada perlombaan dan ingin mendaftar kita harus mengambil formulir pendaftaran dan memasukkannya ke dalam kotak pendaftaran lomba. 

Keesokan harinya kami langsung menentukan lagu dan berlatih hingga hari lomba dimulai. Hari berganti hari, bulan berganti bulan. Tepat pada hari Sabtu, 29 Februari 20XX, jam 10:00 pagi. Kami tetap masih latihan di ruang musik. Hingga pada saat jam 12:00 kami berdua disuruh berkumpul di ruangan aula sekolah untuk bersiap-siap. Hingga giliran kami berdua untuk menyanyikan suatu lagu. Kami memperkenalkan nama dan nama kelas. Lagu yang kami nyanyikan adalah salah satu lagu dari favorit grup kami, yaitu salah satu lagu Nidji.

Arti Sahabat - Nidji
Tak mudah untuk kita hadapi
Perbedaan yang berarti
Tak mudah untuk kita lewati
Rintangan silih berganti

Kau masih berdiri
Kita masih di sini
Tunjukkan pada dunia
Arti sahabat

Kau teman sehati
Kita teman sejati
Hadapilan dunia
Genggam tanganku

Tak mudah untuk kita sadari
Saling mendengarkan hati
Tak mudah untuk kita pahami
Berbagi rasa di hati

Kau adalah..
Tempatku membagi kisahku
Kau sempurna
Jadi bagian hidupku
Apapun kekuranganmu
Kami menyanyikan lagu tersebut menggunakan aransemen musik yang telah disiapkan oleh panitia lomba. Kami mendapat urutan ke-50 atau nomor peserta 50 dari 60 peserta. Setelah kami menyanyikan lagu tersebut, kami membungkukkan badan seperti memberi salam hormat. 

Beberapa menit kemudian…..
Setelah semua peserta selesai bernyanyi, akhirnya pengumuman lomba-pun dimulai. “Para peserta diharapkan untuk berkumpul di tengah aula.” terdengar suara dari speaker sekolah. “Halo semuanya, terima kasih telah berpartisipasi mengikuti lomba menyanyi kali ini.” Ucap MC (pembawa acara) membuka acara pengumuman lomba. “Akhirnya acara lomba kali ini selesai dengan baik dan tertib. Mari kita beri tepuk tangan kepada semua peserta yang telah mengikuti lomba ini.” Tepuk tangan meriah dari seluruh peserta lomba dan para juri. 

“Saya akan mulai membacakan para juara dari juara ke-3. Dimohon untuk para peserta agar tetap tenang agar pengumuman pemenang lomba berjalan lancar. Bagi pemenang diharapkan untuk maju dan naik ke atas panggung. Bagi peserta yang belum bisa menjadi juara dimohon untuk tidak protes.” Ucap MC menjelaskan. “Juara ke-3 yaitu dengan nomor peserta 30 yaitu kelompok Aluna dan Gita. Juara ke-2 yaitu dengan nomor peserta 10 yaitu kelompok Harmoni dan Viola. Dan Juara pertama yaitu dengan nomor peserta limaaaaaaa puluuuuh yaitu Melodi dan Nada. Kepada para pemenang dimohon untuk naik ke atas panggung.” Ucap MC panjang lebar. “Selamat kepada para pemenang, dan bagi yang belum menang dimohon untuk tidak berkecil hati karena yang dipilih menjadi juara adalah yang terbaik dari yang terbaik.” Ucap MC menjelaskan lagi. 

Setelah pembagian hadiah selesai semua peserta kembali ke kelasnya masing-masing. “Ya tuhan, aku sangat bersyukur karena kami bisa memenangkan lomba ini.” Gumamku dalam hati. Ternyata, selain mendapatkan uang kami juga diberi beasiswa untuk 2 tahun lagi masuk ke salah satu universitas musik ternama di negara kami. 

Hari berganti hari, bulan berganti bulan, tahun berganti tahun. Tak terasa waktunya berpisah dengan teman dan sekolah-pun tiba. Kami sudah berlatih untuk menyanyikan suatu lagu untuk para guru yang telah membimbing kami, mengajarkan kami hingga kami bisa. Lagu yang kami bawakan adalah lagu ciptaan Sartono.

Hymne Guru - Sartono
Terpujilah
Wahai engkau ibu bapak guru
Namamu akan selalu hidup
Dalam sanubariku
Semua baktimu akan kuukir
Didalam hatiku
Sebagai prasasti terima kasihku
Tuk pengabdianmu
Terpujilah wahai ibu bapak guru
Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku
Semua baktimu akan kuukir didalam hatiku
Sebagai prasasti terima kasihku
Tuk pengabdianmu
Engkau bagai pelita dalam kegelapan
Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan
Engkau patriot pahlawan bangsa tanpa tanda jasa
Setelah menyanyikan lagu tersebut, seperti biasa kami melakukan foto bersama semua murid yang akan lulus dan semua guru. Pada angkatan kali ini, murid kelas XII ada 200 murid yang akan lulus. Sebelum melakukan foto, kami semua dipanggil satu-satu naik keatas panggung untuk diberikan penghargaan dan medali. 


Beberapa bulan sebelum kami semua lulus…
Aku dan Nada berencana untuk memilih universitas yang menerima beasiswa dari hadiah lomba 2 tahun yang lalu. Aku memutuskan untuk masuk ke University of Music karena disana menerima beasiswa tersebut. Dan Nada memutuskan untuk masuk di Song’s University disana juga menerima beasiswa tersebut. 

Kembali lagi ke tempat kelulusan…
Tentu saja kami disana bermain-main sepuasnya dulu sebelum akhirnya lulus dan berpisah. Tempat kelulusanku dan teman-temanku berada di gedung yang besar dengan halaman yang luas. Seru sekali bermain di halaman yang hijau dan luas. Berlari-larian membuat lupa waktu, hingga tak sadar bahwa matahari mulai menghilang dari cakrawala. Dan kami semua lulus dengan hasil yang sangat memuaskan. 

Setelah lulus dan mulai masuk kuliah… 
Kami semua sibuk dengan kuliahnya masing-masing. 
Tak terasa kami akhirnya lulus kuliah dengan nilai di atas rata-rata dan berhasil menjadi penyanyi. Akhirnya impian kami bisa menjadi kenyataan. 



THE END

Tidak ada komentar:

Posting Komentar